willdsport.blogspot.com - Banyak kasus dimana seseorang sudah melakukan latihan yang keras, akan tetapi otot mereka masih belum berkembang juga. Hal ini mungkin saja disebabkan karena latihan yang dilakukan tidak benar, sehingga malah menghambat laju perkembangan otot perut. Nah, kira-kira apa saja ya kesalahan-kesalahan tersebut?
Nah, pada kesempatan kalin ini, saya akan berbagi informasi mengenai berbagai cara yang salah dalam membentuk perut six pack. Oke, untuk lebih jelasanya silahkan kalian simak penjelasan berikut ini.
1. Hanya fokus pada crunch dan sit-up
Mitos paling umum adalah bahwa sit-up dan crunch merupakan cara yang paling baik untuk menghasilkan perut sixpack. Bahkan banyak orang yang memiliki rutinitas sit-up sebanyak 100 kali setiap harinya. Hal ini tidak benar, karena kenyataannya crunch dan sit-up membakar sangat sedikit kalori per menitnya. Sit-up dan crunch akan bekerja hanya untuk menguatkan otot perut, tetapi tidak banyak membantu jika kita masih punya banyak lapisan lemak yang menutupi otot perut.
2. Terlalu banyak olahraga kardio
Cara lain yang salah saat sedang mencoba membuat perut six-pack adalah berpikir bahwa Anda butuh melakukan latihan kardio selama berjam-jam untuk mendapatkan otot perut. Pada kenyataannya, latihan kardio malah akan membakar kalori, dan latihan interval dapat mempercepat tingkat metabolisme, sehingga Anda akan mengalami tingkat pelepasan lemak yang cepat sepanjang keseluruhan latihan di hari tersebut.
Namun, latihan kardio bukan satu-satunya cara untuk menghilangkan lemak di perut. Latihan angkat beban yang intens dan rencana diet yang baik akan lebih berhasil ketimbang latihan kardio.
3. Berhenti olahraga setelah punya perut sixpack
Ketika Anda telah memiliki perut sixpack tentu Anda akan merasa puas dengan hasil kerja keras Anda. Namun jangan salah berpikir bahwa sixpack akan tetap ada selamanya. Kenyatannya, sixpack akan menghilang jika Anda tidak menjaganya. Mempertahankan sixpack bukanlah hal yang mudah, meskipun Anda tidak harus makan dengan tingkat yang kalori rendah, namun bukan berarti Anda bisa kembali pada pola makan yang semula.
4. Hanya fokus melatih otot perut
Mitos yang paling banyak mengenai perut sixpack adalah bahwa kita harus fokus pada latihan perut dan menggunakan alat-alat fitness untuk membentuk otot perut. Semua orang mencari cara yang mudah, padahal kenyataannya, satu-satunya cara untuk membentuk otot perut yaitu dengan menurunkan persentase lemak pada tubuh (10% pada pria dan 14% pada wanita). Meski sudah sering latihan perut, otot-otot perut Anda tetap saja tidak akan terlihat jika masih terdapat lapisan lemak di atasnya, karena latihan ini tidak dapat mengurangi lemak pada perut.
Latihan untuk otot perut memang perlu, tapi Anda juga harus memperhatikan bagian tubuh yang lain. Ini akan sangat bermanfaat karena Anda mungkin tak menyadari bahwa melatih otot perut sebagai otot sekunder akan lebih mudah dilakukan daripada hanya fokus terhadap latihan membentuk otot perut.
5. Terobsesi pada bentuk perut kotak-kotak
Faktor genetiklah yang akan menentukan bentuk perut sixpack. Pada beberapa orang, otot perut akan berbaris kotak-kotak secara merata, tapi pada beberapa orang lannya tidak. Untuk sebagian orang, kotak-kotak perut akan simetris, namun sebagian lagi tidak. Sehingga, kita tidak bisa menentukan sendiri bentuk otot perut di tubuh kita.
6. Hanya fokus pada satu latihan saja
Sebenarnya, terdapat banyak sekali latihan yang berbeda dan efektif untuk membentuk otot perut. Salah satunya mungkin lebih baik dari yang lain, namun tidak ada satupun dari mereka yang bisa dianggap paling baik. Ketika Anda melakukan satu macam latihan saja, otot-otot perut Anda akan terbiasa dan kebal dengan stimulus dan gerakan tersebut, sehingga Anda harus mengganti dari satu latihan ke latihan yang lain untuk memberikan muscle confusion (kebingungan otot).
7. Mengabaikan otot perut atas dan bawah
Otot yang membentuk sixpack adalah otot bernama rectus abdominis. Secara teknis, Anda tidak dapat mengabaikan otot bagian atas dan bawah. Namun, yang dapat Anda lakukan adalah menekankan pada bagian-bagian tertentu dengan memilih latihan yang tepat.
8. Tidak meningkatkan intensitas latihan
Seperti otot lainnya, otot perut juga punya mekanisme adaptasi terhadap porsi latihan. Jika tidak ditingkatkan secara bertahap dan terukur, porsi latihan yang sama tidak akan lagi memberikan progres dalam pembentukan otot perut.
9. Latihan terlalu sering
Kesalahan paling umum adalah menganggap bahwa semakin melelahkan, maka latihan akan memberikan hasil yang lebih baik. Faktanya, istirahat dan recovery adalah bagian penting dalam latihan yang tidak bisa ditinggalkan. Aturan sederhananya, jika masih merasakan letih dari latihan sebelumnya maka artinya belum benar-benar siap untuk sesi berikutnya.
10. Melupakan komposisi tubuh
Sekeras apapun latihan dilakukan, hasilnya tidak akan pernah maksimal jika komposisi massa tubuh tidak diperhatikan. Six packs baru akan terlihat jelas jika seseorang memiliki komposisi lemak tubuh di bawah 12 persen. Karenanya, pola makan rendah gula dan tinggi protein akan sangat membantu.

Waahh bener tuh mas, yang poin latihan terlalu sering tuh. Saya pernah intens latihan kalistenik, tapi kok lamaa gitu perkembangannya, ternyata memang ada istilah resting day untuk recovery otot yang robek. Akhirnya sekarang saya kasih resting day 2 hari per minggunya, menurut saya paling ideal sih 2 hari.
BalasHapusMakasih mas, informatif artikelnya.
Bener banget gan.. Memang pola istirahat itu menjadi poit penentu bagi perkembangan massa otot. Jadi pastikan luangkan waktu yang cukup buat istirahat setelah latihan, agar otot bisa berkembang dengan baik. Nice info sekali gan, terimakasih ya sudah mampir ke blog saya.. 🙏
Hapuswahhh informasinya sangat berfaedah min, dulu pernah melakukan beberapa kesalahan dalam latihan, salah satunya lebih banyak olahraga kardio, menurut saya kurang pas kalau badan kurus melakukan olahraga kardio terlalu berlebihan, jadinya badan tambah kurus karena kebanyakan membakar lemak
BalasHapusWaah... Itu benar sekali gan. Jika dirasa lemak dalam tubuh tidak terlalu banyak, sebaiknya olahraga kardionya secukupnya saja. Kemudian diseimbangkan dengan latihan otot dan jangan lupa pola makannya di jaga, kalau bisa konsumsi suplemen juga agar massa otot tubuh anda bisa berkembang seperti Richardo Milos. Hehehe... Terimakasih ya gan sudah mampir ke blog saya... 🙏
Hapuswahhhhh pembahasannya sangat ngueriii nihhh... kalo saya pernah melakukan olahraga latihan otot.. seperti angkat beban sit up push up... nah tapi saya dalam melakukan itu kurang konsisten gan... tipsnya dog gan agar bisa konsisten dalam melakukan olahraga ini... terimakasiiii
BalasHapusHehehe... Sebelumnya terimakasih gan sudah mampir ke blog saya. Nah, sebenarnya tips agar bisa konsiten untuk melakukan latihan itu simpel gan. Jadi yang pertama tentu harus diawali dengan niat yang kuat, karena tanpa adanya niat yang kuat pasti nanti kedepannya akan goyah. Kemudian baru kita harus membuat jadwal kapan saja kita akan melakukan latihan. Dan saran dari saya nih, jika kita melanggar atau bolos dari jadwal yang telah kita buat tadi, sebaiknya kita menetapkan sebuah hukuman. Misal, sehari kita tidak latihan maka pada hari berikutnya kita harus menghukum diri sendiri dengan melakukan seperti push up, sit up atau bisa juga dengan cara lain. Intinya tujuannya agar kita bisa kapok dan jera karena bolos latihan. Jadi begitu tips dari saya gan, semoga membantu...🙏
Hapus